Lindungi Komoditas Buah Unggulan, Durian Sibodong akan Disertifikatkan

BANJARNEGARA – Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian dan Perikanan akan segera mensertifikasi varietas Duren Sibodong ke Kementrian Pertanian. Hal ini merupakan salah satu upaya Pemda melindungi dan menjamin varietas Sibodong sebagai durian lokal unggulan milik Banjarnegara. Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan, Teguh Saptono Sedyadi, Senin (11/03) saat meninjau pohon durian Sibodong di Kampung Karanganyar, Singamerta.

“Bahasa pendeknya, Sibodong ini dipatenkan. Sehingga komoditas unggulan ini terlindungi dari duplikasi tanpa ijin. Apalagi klaim menjadi produk orang lain atau daerah lain” katanya.

 

Namun proses sertifikasi tersebut akan memakan waktu. Tidak bisa rampung cepat. Ada proses yang harus dilewati berupa uji dan penelitian dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Balitbangtan, Kementan RI. Hanya saja dalam proses ini, durian milik Rustono dari Kampung Karanganyar Singamerta ini baru saja menjadi juara 1  Festival Buah Jateng 4 di Magelang 09 – 10 Maret 2019. Itu artinya satu tahap telah dilewati yaitu lolos uji karakter buah. Nantinya, BPTP akan melengkapi kekuranannya yaitu uji pohon, uji daun, dan juga uji bunga.

“Itu artinya ada satu paruh waktu lagi hingga musim durian mendatang untuk meneliti pohon Sibodong saat berbunga” katanya.

 

Setelah lolos uji dan penelitian dari BPTP, baru administrasinya bisa didaftarkan di Kementrian untuk memperoleh sertifikasi tersebut.

“Kalau keluar sertifikatnya istilahnya varietas tersebut dirilis dan dilepas oleh Kementrian Pertanian” katanya.

Durian Sibodong

Kabid Perkebunan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Perikanan, Pawit Setianto menambahkan saat ini komoditas durian unggulan Banjarnegara yang sudah dirilis dan dilepas oleh Kementrian baru Durian Simimang dan Durian Sambeng. Ini menjadi ironis ketika diketahui ada sejumlah durian lokal unggulan yang dimiliki Banjarnegara selain dua durian tersebut. Diantaranya Durian Sirouf yang pernah meraih juara Nasional, Durian Adimimang juara Jateng tahun 2011, Durian Sibawuk, Durian Kamun, Durian Sikirik, dan lainnya.

“Durian unggulan di Banjarnegara sangat banyak. Festival-festival buah membantu untuk menyeleksi. Bila meraih kejuaraan dalam Festival tersebut, maka durian unggulan tersebut diajukan untuk disertifikasi oleh Kementrian” katanya.

 

Akan tetapi, proses tersebut harus sudah disetujui oleh pemilik pohon. Apakah mau buahnya disertifikasi. Termasuk kesepakatan tentang nama varietas. Apakah mau diganti atau tetap menggunakan nama saat memenangkan kejuaraan. Semua terserah pemilik. Pemda hanya memfasilitasi dalam upaya melindungi, merawat, dan menjaga kesinambungan komoditas durian unggulan lokal

“Saat sertifikasi diperoleh semua keuntungan juga menjadi milik pemilik pohon. Apakah mau jual bibit maupun jual buah. Bedanya saat ada sertifikasi, pemilik meraih banyak keuntungan karena varietas terlindungi dari peniruan tidak berijin” katanya. (*_eKo / ed DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.